Mixed


Nyoba – nyoba product mixer foundation dan hasilnya seperti ini.

Muka saya teksturnya berminyak dan sekarang sedang pakai obat dokter jadi sebagian kulit mengering dan berkelupas.

Untuk kulit saya pakai base foundation , kemudian saya menggunakan foundation yang saya campur dengan Pro Mixer kemudian saya ulaskan bedak padat, saya tidak menggunakan bedak bubuk.

Hasil yang saya dapatkan kulit wajah saya terlihat shiny dan natural , ketika disentuh terasa lembut dan teksturnya lembab dan kenyal.

Untuk riasan mata saya menggunakan warna broonze, soft pink yang bertekstur glitter bagian ujung kelopak dan bawah mata saya berikan eyeshadow berwarna coklat tua matte membuat mata saya terlihat lebih glamour, dan selalu saya menggunakan eyeliner hitam yang terbilang cukup tahan lama tidak mudah luntur.

Untuk eyebrow saya menggunakan gel eyebrow berwarna coklat tua namun bulu alis saya terbilang cukup lebat dan hitam sehingga saya harus menggunakan sikat agar gel tersebut tidak menggumpal di bagian bulunya, dan sebelum saya memulaskan gel tersebut saya membuat rangka alis terlebih dahulu menggunakan pensil alis, setelah itu saya poleskan maskara eyebrow berwarna blonde agar alis saya tidak terlihat sangat gelap.

Concealer saya menggunakan warna lebih terang dari warna foundation yang saya gunakan untuk menyamarkan

 

 

Makeup Mirip Raisa


Belum lama dapat client makeup, beliau request mau kayak gini ( ngirim photo Raisa ) dan saya spechless sambil mikir, mau nanya ga enak, dan akhirnya saya minta foto wajahnya beliau.

Setelah dikirim photo beliau, ini saya wajib mengutarakan sebab takut salah komunikasi nantinya di hari H,

Saya : “ kak maksudnya mirip Raisa atau hanya makeupnya aja?”

Beliau :  “ mirip gitu mba”

Saya : “Kalau warna dan bentuk-bentuk eyebrow dan eyeshadow bisa kak sama persis cuma kalau jadinya kayak Raisa saya ga bisa kak karena karakter muka kk sama Raisa beda 😓”( dalam hati saya bilang saya bukan dokter bedah kakkk)

Sebetulnya pertanyaan ini ga harus saya tanya sih, hanya mengingat dulu pernah ada kejadian lucu saat photoshoot seorang photographer meminta saya membuat gigi dan bibir si model jadi rata, model tersebut cantik dan mempunyai body yang cukup bagus namun bagian bibir dan gigi tonggos. Setelah selesai makeup si photographer meminta saya untuk membuat bagian bibir dan gigi tidak terlihat tonggos, saya pikir bercanda dan ternyata real dia menginginkan itu, saya bilang “ ga bisa ko, saya kan makeup artist bukan dokter gigi” dan beliau berkata “ bukannya pake shadding2 gitu bisa , hidung pesek aja bisa jadi mancung” dan saya spechless 😅.

Awalnya berpikir hanya sekedar di meme atau jokes yang ada di sosmed tentang hal ini, namun pada kenyataan ada loh yang suka request seperti itu.

Kami makeup artist pastinya berbeda dengan dokter bedah plastik, mungkin ya terkadang suka ada orang berpikir kalau dimakeup aja bisa berubah jadi yang seperti diinginkan. Tapi semua tergantung dari karakter muka masing-masing client.

 

Hairdo


Hairdo adalah tata rias rambut.

Awalnya sebelum saya memukai private makeup course di Martha Tilaar School, saya sempat mengambil private course hairdo, awalnya coba-coba atas dorongan mama saya, sekedar mengisi waktu saya mencobanya, namun saya tidak begitu menyukainya apalagi kelas haircut, sangat membosankan.

Terpaksa lulus lebih tepatnya waktu itu, namun sekarang ilmu itu berguna di bidang pekerjaan saya ini.

Secara tidak langsung kami makeup artist diharuskan bisa melakukan hairdo juga.

latihan demi latihan dan kerja praktek membuat saya makin lancar dengan tata rias rambut, terkadang agak merepotkan yang dimana  sehabis makeup menggunakan foundation,bedak, dst harus berurusan dengan hairspray, foam, dst. Membuat saya berulang-ulang mencuci tangan setiap clientnya.

Kalau mendapat client cukup banyak di pereventnya saya biasa menggunakan asisten hairdo untuk mempersingkat waktu. Dan saya juga bisa fokus di makeup agak hasil sangat memuaskan client.

Hairdo itu susah-susah gampang karena tekstur setiap helai rambut client berbeda-beda, ada yang tebal ada yang tipis, panjang pendek rambut juga menentukan kita berkarya sebagus mungkin dan sesuai permintaan client.

Dan kita dipaksa untuk berpikir cepat setiap client request untuk hairdo , terkadang dengan contoh gambar yang ditunjukan client atau hanya gambaran dari mau client.

Jadi intinya sebagai makeup artist kita juga harus serba bisa dibidangnya dan membuat client puas atas hasil yang mereka inginkan

 

Wedding Reception di Pendopo Kemang, Jakarta


Sebetulnya ini kelanjutan dari acara pemberkatan Irene dan Rudi. Kami kembali ke Swiss Bell Hotel agar pata bridesmaid dapat mengganti kostum, dan tentu begitu pula dengan pengantinnya.

—Iklan dulu ya—

Ya sudah, saksikan aja serunya acara ini, dan jangan lupa kontak-kontak kami kalau kalian butuh dokumentasi dan makeup.

Telp    : +6281280111627
email : rtdisoho@gmail.com

The Holy Maytrimony of Irene & Rudi


llowfullscreen”>Pada tanggal 30 September yang lalu, kami ngeliput Pernikahan Irene dan Rudi yang dimulai dari persiapannya di Hotel Orion Swiss Bell, Jakarta.

Dari situ kami menuju ke Gereja Santo Yosef untuk Sakramen Pemberkatan Nikahnya.
Gerejanya keren banget dan luas juga, plus gak kaku, jadi kami bisa lebih bebas mengabadikan jalannya sakramen ini.

The Holy Maytrimony of Irene & Rudi

Setelah kurang lebih dua jam, acara selesai dan kami kembali ke hotel untuk mempersiapkan acara resepsi yang akan diadakan di Pendopo Kemang, malamnya.

Danidaks: Video Klip Kedua : Perjalanan Kita


 

Video Klip Proyek Musik Danidaks Kedua Yang Kami Garap

Video Klip Proyek Musik Danidak’s Kedua : Berjudul “Perjalanan Kita”, yang arti sebetulnya mungkin gw yang kurang paham, tapi langsung gw sampein dan disetujuin sama Mr, Azy. Gw ajak aja penyanyinya langsung jalan-jalan. Semua figuran yang ada di sini adalah personil band ini juga, kecual Mr. Ibnu yah, yang awalnya musti dipaksa-paksa taunya malah jadi yang paling penghayatan.Hasilnya, liat sendiri deh.Tapi kalau takut, boleh juga nonton berduaan sama pacar. Tsaaaah…

Buat yang pensaran siapakah Danidaks ini, bisa cek langsung ke websitenya ya,

—iklan dulu ya—

Video Editorial Danidaks


Wisuda Politeknik SOCA 2017


Lihat juga dokumentasi SOCA lainnya di sini.

Pernikahan Ilyas & Rani


Make Up & Hair Do Vivi & Mom


Tidak ada kesulitan untuk make up kali ini yang bertempat di Hotel Swiss Berlin Kemayoran Jakarta , di mana kami ditugaskan untuk mempercantik Vivi dan keluarga , Vivi memiliki wajah yang pada dasarnya sudah cantik begitu juga mami dari Vivi.

Dan para client yang di makeup pun bersikap sopan dan sangat baik kepada kami, dan antusias dari jadwal yang ditentukan pun ontime tidak ada kendala di sini.

Ketika saya memulai prosesi makeup Vivi tidak ada request dari Vivi yang berlebihan , dia tau tugas kami adalah membuat dirinya semakin cantik, Vivi menggunakan kaca mata untuk kesehariannya, sebelumnya saya bertanya kepada Vivi apakah akan memakai kacamata di acara pernikahan keluarganya, dan saya menyarankan untuk tidak menggunakan kacamata, dan dia menurut saran saya.

Vivi memiliki mata agak kecil sehingga saya membuat riasan mata yang membuat matanya terlihat lebih besar, jadi Vivi akan terlihat berbeda setelah di makeup, saya tidak sempat mengambil photo before makeup Vivi dikarenakan saya harus menyelesaikan makeup  6 orang dalam waktu yang tidak banyak. Namun saya puas melihat hasilnya, dan menyenangkan juga karena Vivi suka dengan rias saya.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

 

Mami Vivi memiliki wajah yang cantik untuk seusianya , jadi tidak begitu sulit untuk saya merias mami Vivi , hanya saja saya harus menutupi beberapa spot di wajahnya dikarenakan usia yaitu keriput dan terutama bagian pada kelopak mata yang sudah turun, dan bagian bawah mata di sisi kanan kiri mami Vivi terdapat frecles yang harus saya tutup agar makeup nya semakin bagus.