hdd vs ssd

HDD VS SSD


HDD

Hard Disk Drive ini berisi piringan magnetik yang menyimpan data. Walaupun sudah lebih disempurnakan dari pendahulunya (bahkan saat pameran hdd ini dihantam-hantaman ke meja sama salesnya), namun hdd tetap punya umur… alias bisa mati.

Pengalaman gw adalah hdd yang jadi lompat-lompat (bunyi tok-tok) gara-gara diforsir waktu lagi tergila-gila bikin film animasi 3D pakai Lightwave. Ini kerusakan lantaran kesalahan pemakaian. Kalau pemakaian normal sih, rata-rata satu tahun sudah pasti satu hdd yang gw ganti.

Lalu keluarlah SSD ke pasaran, yang diclaim anti-error… tiba-tiba hdd yang barusan dihantam sama si mbak-mbak sales jadi obsolete. Kok kompak amat ya? Masa semua hdd jadi berumur?

Kesimpulan HDD VS SSD

Kelebihan vs ssd: Lebih murah, kapasitas lebih besar (dengan harga yang sama).
Kekurangan vs ssd : Lebih lambat jauh, bikin perangkat jadi berat.

WD Scorpio Blue [WD5000LPCX]

SSD

Selain diclaim anti banting*, Solid State Drive juga terbukti jauh lebih cepat. Jujur saja, sejak ada SSD, gw jadi gak terlalu perduli soal upgrade RAM dan lain-lain. Mungkin karena pemakaian gw juga yang biasa-biasa aja. Ini gw buktiin dengan “membangkitkan” Macbook Air yang udah SSD dari sananya dan upgrade Macbook Pro Mid 2010.

Saking kerennya Macbook Pro Mid 2010 gw ini, gw rela kalau diajak tukeran sama Macbook Pro terbaru loh!

*Buat yang mau tahu kenapa SSD anti banting, “SSD tidak memiliki komponen bergerak seperti HDD. Jadi kalau jatuh aman-aman aja, kecuali kalau sampai ada komponen yang copot ya.”

Kesimpulan SSD VS HDD <— yaelah musti ditulis?!?

Kelebihan vs ssd: Lebih cepat dan tahan banting, ringan banget.
Kekurangan vs ssd : Kapasitas relatif lebih kecil (yang gede masih mahal).

SAMSUNG Solid State Drive 850 EVO 250GB

Mega dan Degoo : Cloud Storage Kapasitas Besar


Sejak kita dikenalin sama yang namanya gadget, otomatis istilah “Cloud Storage” juga jadi makin sering kita dengar. Kalau masih gak “ngeh” apa itu cloud storage, gimana dengan nama iCloud, Google Drive, Dropbox, One Drive atau mungkin CloudBacko?

Kemungkinan besar sih pasti pernah dengar salah satunya kan? Atau malah gak sadar kalau app itu udah terinstall di hapelu? Di bawah ini gw mau coba bahas dua dari banyak solusi cloud yang ada di pasaran serta kapan dan kenapa kita butuh cloud storage.

Mega

Hari ini gw baru aja install aplikasi cloud yang namanya Mega. Dengan kapasitas cloud 50GB, rasanya Mega sudah lebih dari cukup buat menampung kebutuhan sebagian besar pengguna gadget.

Dapatkan Mega di:

https://mega.nz/sync untuk versi desktop dan di: https://mega.nz/mobile untuk versi mobile.

Degoo

Note: Tidak untuk Ubuntu

Penyimpanan cloud yang satu ini jadi favorit gw karena secara gak tanggung-tanggung kita dikasih jatah penyimpanan sebesar 100GB!

Menurut sumbernya, Degoo bisa ngasih kita space sebanyak itu karena mereka hanya fokus di media penyimpanan. Gak kaya beberapa nama lain yang juga memberikan fasilitas berbagi file, misalnya.

Kelemahan lain yang gw temui adalah lambatnya koneksi. Seperti yang gw sebutin di video sebelumnya, untuk restorasi kumpulan file sebesar 6GB saja butuh waktu hampir tiga hari! Lumayan disayangkan sih, tapi setidaknya gw tahu kalau file yang sudah terbackup tersimpan baik di sana.

Kapan dan Kenapa Kita Butuh Cloud?

Menurut pengalaman pribadi, gw butuh penyimpanan cloud sebagai tempat di mana gw menaruh file-file besar yang akan gw link ke website. Contohnya, gw bisa kasih file film berukuran besar, padahal gw cuma berlangganan paket hosting yang murah.

File-file di bawah ini gak gw masukin ke web ini:

Aplikasi Android ini dan film ini.

cloudbacko-affiliate-banner2-370x308.jpg

Baca juga : Cloudbacko, Backblaze dan iCloud.

Selain jadi “tumpangan” untuk web lain, gw jadi lebih merasa nyaman karena otomatis gw bisa menghemat biaya yang seharusnya dipakai untuk membeli hardisk atau ssd baru. Tahu kan kalau harganya gak murah? Oke deh, sebelumnya kita bahas dulu plus minus masing-masing di artikel selanjutnya.

cloudbacko

CloudBacko : Solusi Backup Cloud dan Lokal Kuat dan Terjangkau


CloudBacko : Solusi Cloud & Local Backup Kuat namun Terjangkau

cloudbacko

Download dan Cobain Sekarang!

Lu bisa cobain CloudBacko Pro dan CloudBacko Lite secara gratis selama 30 hari. CloudBacko Home bisa dipake segera setelah masuk dengan akun media sosial favoritlu. Gak pake kartu kredit atau informasi pribadi yang diperluin.


CloudBacko Pro

lite
CloudBacko Lite

home
CloudBacko Home

mobile
CloudBacko Mobile

Nah, asiknya CloudBacko ini, OS yang didukung banyak, kalo ga bisa dibilang ampir semua sistem operasi. Liat aja gambar di samping, dan di bawah buat versi mobilenya.

mobile OS
OS

Berapa Harga CloudBacko?

149USD
lite
19USD
home
Gratis
mobile
Gratis

Ternyata harganya lumayan yah? Tapi gak usah khawatir, pembaca setia digressingme dapet kode referal khusus buat dapetin diskon 10%!!! *lebay* Nih kodenya : Jangan disebar ya, biar kita-kita aja yang tau xixixi…

Coupon Code: 769a499793

…Iklan dulu yah dikit…

Apa sih kelebihan yang Pro, kok harganya jauh bingitz?

Nih coba lu liat sendiri :


Gimana? Ngarti kan? Gw sih kagak… Yah pokoknya begitulah. Kalo lu mau datalu aman-aman aja, apalagi sekarang jaman udah canggih tapi harga SSD masih selangit. Bolehlah solusi penyimpanan cloud jadi pertimbangan.

Merdeka!