bipolar is popular

The Freakshow 01


Aku adalah seorang manusia yang berumur hampir berkepala lima, yang mungin membuatku berbeda dari orang-orang yanglain, karena aku bersama kawan-kawanku di sini bekerja dalam sebuah Sirkus keliling, yang sudah tidak terlalu populer pula. Aku, seorang Ranger pada ratusan tahun yang lalu, yang kini harus terus menerus berganti identitas dan menjelaskan kenapa aku dapat berbicara dengan hewan tertentu. Ya, di perkenalanku tadi aku memang berbohong, umurku bukan berkepala lima, mungkin lima ratus, atau ribu? Entalah.

Nah, yang kau lihat di pojokan sebelah sana adalah Martha. Dulunya dia adalah seekor naga, namun dia membantu Merlin pada jaman Raja Arthur, dan dia diberi berkah agar dapat menjadi manusia. Sayangnya, Merlin meninggal sebelum Martha berhasil dirobah menjadi naga lagi. Tapi coba kau lihat, apa Martha terlihat menyesal? Ya kecuali kalau dia sudah terlalu mabuk dan memuntahkan beberapa gulungan api bersamanya. Hahahaha…

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tidak semua dari kami memiliki konsistensi pada apa yang kami miliki, misalnya Begha yang kau lihat sedang bergulat dengan beruang di luar tadi, ingat? Dia adalah seorang raksasa, namun seiring jaman, ukurannya mengikuti ukuran benda-benda di sekelilingnya. Sekarang, di era tanpa Naga, Wyvern, Treant dan Cyclops, dia takut dirinya akan harus terus bersembunyi atau dikejar-kejar para manusia untuk dijadikan tontonan di sirkus. Hahaha, ironis sekali yah? Lihat di mana dia sekarang berada. Di sirkusku.

Oh oh oh, aku melupakan Wilma, si cantik yang tak kenal jaman. Hanya karena matamu sudah terkena mantranya, hahaha. Penyihir yang sudah hidup ribuan abad, sehingga dia punya ribuan, bahkan jutaan kisah patah hati yang anak membuat pengalamanmu bagaikan sebuah novel picisan. Dulu dia dikenal dengan nama Medusa, sampai Dr. Frankenstein menyatukan kembali kepalanya dan menambahkan sesmacam filter di lensa matanya.

Gadis kurus pendiam yang kini lebih pantas disebut hippies, dia adalah seorang Druid, dia berkomunikasi dengan tanaman, dan dia bisa menjadi sahabat sejatimu bila kamu memiliki banyak kesepahaman dengannya. Seorang naturalis, menurutnya. Tapi sebuah kesia-siaan bagiku bila melihat dia menolak sebuah steak yang disajikan. Memangnya ada hubungan apa antara Druid dengan vegan?

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sirkusku selalu berkelana dari tempat ke tempat, di kala teman-teman kami menua, kami harus mengucapkan perpisahan pada mereka. Alasan sederhana saja sebetulnya,kami tidak mau mereka tahu kalau kami adalah mahluk-mahluk abadi dan membuat kegelisahan yang tidak perlu. Bagaimana dengan para binatang? Mereka rukun bersama kami, satu-satunya saat mereka masuk kandang adalah sebelum dikeluarkan dihadapan penonton. Aku ini Ranger,kan? Aku bicara dengan para binatang, dan aku pandai membaca arah, sehingga jarang sekali sirkus kami tiba di sebuah tempat konflik.

Jadi, Tuan… Apa tugas menarik yang barusan kau tawarkan pada kami?

Penampilan Medusa Dulu Sampai Sekarang


Gw pertama kali kenal Medusa ini waktu ge dibeliin game & watch (dulu kami nyebutnya gitu), ceritanya Medusa ini ada di level yg harus gw lewatin sebelum nyelametin cewek dari terkaman Kraken. Keren kan gamenya? Yang lucunya… sampai sekarang gw ga tau kombinasi tombol apa yg bisa bikin gw bisa bikin semacam alternate ending untuk level ini. Sayang gw lupa nama gamenya, mungkin ada yang tau?

Sejak saat itu, gw mulai tertarik sama karakter cewek yang satu ini. Gimana gak… selain jago berantem, doi ini punya ular2 sebagai pengganti rambutnya… uuu… sangar gak tuh. Apa pun yg dia liat bisa berobah jadi bau… nggg… jadi batu maksudnya. Anehnya, ilmu ini cuma berlaku kalo bertatapan langsung sama Medusa. Tapi kalo liat lewat cermin atau pantulan lainnya ga terpengaruh. Loh kok aneh? Bukan seharusnya…? Ah sudahlah.

Terus ngapain tugas ular2 itu di kepalanya? Ya macem2 sih… bisa bikin calon korban kehilangan konsentrasi dan jadi terpaku, nyaplok korban biar ngeliat tatapan Medusa, dan yg jelas… Medusa ga bakal pernah kesepian karena ke mana2 ditemenin sama ular2 itu yah.

Penampilan Medusa sebetulnya gak banyak berubah dari masa ke masa, kenapa? Ya karena ada kisah sendiri yg cukup kuat tentang karakter ini, yang justru bikin penampakannya kaya gitu. Lah… terus ngapain bikin tulisan ini?!? Sabar dong ih. Walaupun Medusa selalu tampil dengan “cetakan” yang sama, tapi dia bisa dimodif2 sesuai kemauan dan imajinasi pengarangnya. Yuk kita bahas beberapa penampakan Medusa yg cukup ngehitz :

  1. Medusa Nenek Derik
    Medusa yang mirip gabungan Nenek Gayung dan Mak Lampir ini muncul di film Clash of The Titans (1981) dan berperan sebagai korban Perseus yang butuh kepalanya untuk menjadikan Kraken sebagai batu. Kasian yah Medusa? Padahal Perseus yg berulah, dan mamanya Aphrodite juga yg mulutnya sompral. Sampai2 Medusa yg menikmati masa tuanya dengan tenang diserbu dan dipenggal. Padahal bagian bawah badannya dipake buat jalan aja udah terseok2 gitu… tehnik pembuatan film saat itu emang baru bisa bikin beginian. ya semacam stop motion kali ya?  Sungguh tragis… mengenaskan…

    Sungguh tragis… mengenaskan…

  2. Medusa Modis
    Mungkin ini Medusa yang lain daripada yang lain yah. Kali ini Medusa tampil sangat modis, siap menghadapi para pria modus. Halah… Medusa yg diperankan oleh Uma Thurman ini muncul dalam film Percy Jackson & The Olympians : The Lightning Thief (2010). Medusa kali ini kemampuannya juga sama, bikin orang jadi batu, tapi versi ini lincah dan bisa dibilang punya kemampuan fisik di atas manusia normal.

    medusa

    Modis banget ga?

  3. Medusa Cantik
    Medusa yg diperankan oleh Natalia Vodianova dalam remake film Clash Of The Titans (2010) ini bisa gw bilang sebagai Medusa paling cantik di antara yang lain. Sayangnya… bagian bawah badannya balik lagi jadi badan ular. Deeiiimmm!
    Medusa versi ini punya kemampuan mengendap2 ala Ninja gitu, terus lincah, beda sama versi nenek2nya.
  4. Medusa Misterius
    Diperankan oleh Jennimay Walker dalam film Serpent’s Lullaby. Coba tonton deh filmnya, kira-kira cocok gak dia masuk ke daftar ini?
    Jenimay Walker.png

    <p><a href=”https://vimeo.com/90754225″>SERPENT’S LULLABY (award-winning short film)</a> from <a href=”https://vimeo.com/patriciachica”>Patricia Chica</a> on <a href=”https://vimeo.com”>Vimeo</a&gt;.</p>